MAKALAH PORIFERA PDF

Berikut ini penjelasan singkat masing-masing kelas Porifera tersebut Kelas Calcarea Porifera Hewan Berpori ini termasuk dalam kelas ini ialah bunga karang spikulum dari kapur misalnya Granti dan Leucosoelenia. Pada tubuhnya berbentuk silindris dengan panjang tubuh kira-kira 2,5 cm. Ruang gastral dihubungkan oleh lubang-lubang berpori, dinding sel radial berflagelum berfungsi sebagai pencerna makanan. Makanannya berupa plankton, hewan, tumbuhan kecil dan bahan organik. Air masuk melalui pori menuju saluran radial dan keluar kloaka, lalu ke oskulum. Bunga karanga tidak dapat bergerak tetapi oskulumnya dapat menutup.

Author:Tukinos Voodookasa
Country:Ecuador
Language:English (Spanish)
Genre:Spiritual
Published (Last):4 December 2011
Pages:156
PDF File Size:16.18 Mb
ePub File Size:11.81 Mb
ISBN:688-9-20405-815-3
Downloads:94633
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Malagrel



Fase dewasa bersifat sesil menetap pada suatu tempat tanpa mengadakan perpindahan , dan berkoloni. Habitat umumnya air laut dan ada yang di air tawar Famili Spongilidae. Bentuk tubuh: kipas, jambangan bunga, batang, globular, genta, terompet, dan lain-lain. Warna tubuh: kelabu, kuning, merah, biru, hitam, putih keruh, coklat, jingga sering berubah tergantung tempat sinar.

Mempunyai rongga sentral spongoscoel. Jika disentuh terasa kenyal seperti sepon. Porifera merupakan hewan multiseluler yang paling sederhana. Porifera sudah terdapat pembagian tugas kehidupan diferensiasi , hal ini mencirikan organisme tersebut mempunyai tingkat yang lebih tinggi dari Filum Protozoa. Porifera hidup secara heterotrof. Makanannya adalah bakteri dan plankton. Makanan yang masuk ke tubuhnya dalam bentuk cairan sehingga porifera disebut juga sebagai pemakan cairan.

Sel koanosit berfungsi sebagai organ respirasi dan mengatur pergerakan air. Di antara lapisan luar dan lapisan dalam terdapat mesophyl mesoglea.

Sel amubosit berfungsi untuk: 1 transportasi O2 dan zat-zat makanan, 2 eksresi dan 3 penghasil gelatin. Arkeosit merupakan sel amubosit yang tumpul dan dapat membentuk sel-sel reproduktif. Spikula merupakan unsur pembentuk tubuh. Partikel-partikel makanan menempel pada kolar. Pada saat itu mikrovili-mikrovili koanosit bertindak sebagai filter.

Makanan yang telah di saring oleh filter tadi diolah di dalam vakuola makanan dengan bantuan enzim-enzim pencernaan karbohidrase, protease, dan lipase.

Oksigen yang telah ditangkap oleh kedua jenis sel tersebut diedarkan keseluruh tubuh oleh sel-selamubosit. Perhatikan Gambar 1. Selanjutnya, air keluar melalui oskulum. Dalam penelitian, ternyata zat- zat sampah yang berupa butir- butir itu dikeluarkan dari lingkungan internal tubuhnya oleh amoebosit. Kemudian, ke luar bersama aliran air melewati oskulum. Seperti halnya Protozoa, maka proses pengaturan kadar air di dalam tubuh spons ini pun diatur oleh vakuola denyut.

Mekanisme pengaturan kadar air dalam tubuh Porifera yang hidup di air laut tidak sehebat bila dibandingkan dengan Porifera yang hidup di air tawar. Oleh sebab itu, kadar kandungan vakuola denyut yang ada pada tubuh Porifera air tawar akan lebih banyak bila dibandingkan dengan Porifera Laut. Kastawi dkk.

Perkembangbiakkan secara seksual Perkembangan secara seksual ini belum dilakukan dengan alat kelamin yang khusus. Ovum dan spermatozoidnya berkembang dari sel-sel amubosit khusus yang disebut arkeosit. Ovum yang belum dibuahi atau yang sudah dibuahi oleh spermatozoid tetap tinggal didalam tubuh induknya mesoglea.

Setelah terjadi pembuahan, maka zygot akan mengadakan pembelahan berulang kali,akhirnya terbentuk larva berambut getar yang disebut amphiblastula, dkemudian ia akan keluar dari dalam tubuhnya melaui oskulum. Setelah amphiblastula ini tiba dilinhkungan eksternal,dengan rambut getarnya kemudian ia akan berenang-renang mencari lingkungan hidupnya kaya dengan O2 dan zat-zat makanan.

Larva ini kemudian akan berubah menjadi parenchymula. Bila telah menemukan tempat yang sesuai,maka ia akan melekatkan diri pada suatu objek tertentu dan selanjutnya tumbuh menjadi porifera baru. Cara ini terjadi sebagai penyesuaian diri terhadap lingkungan yang kurang menguntungkan. Gemul dibentuk dari sel arkeosit, dikelilingi oleh dinding tebal dari kitin dan diperkuat oleh spikula,serta dilengkapi oleh zat makanan. Cara reproduksi demikian umumnya ditemukan pada Porifera yang hidup di air tawar.

Sistem saluran air dimulai dari pori dan diakhiri pada lubang keluar utama yang disebut oskulum. Sebelum air dikeluarkan melalui oskulum, air yang berasal dari segala jurusan tubuh itu terlebih dahulu ditampung di dalam rongga sentral spongocoel. Tipe ini memiliki dinding tubuh yang tipis dengan lubang pori yang pendek dan lurus pada porocyte yang secara langsung spongocoel. Choanocyte pada porifera tipe ini dibatasi oleh suatu rongga berflagel yang berbentuk bulat, misalnya pada Spongia.

Sumber: tresnebodow. Sehubungan dengan aliran air ini, Porifera dalam ukuran sedang 10 cm , setiap harinya tidak kurang dari m3 air keluar masuk melalui tubuhnya. Pada leuconia leucandra , bertipe leucon dengan tinggi 10 cm diameter 1 cm, dengan jumlah flagel 2. Semua spikulanya berbentuk relative sama dengan bentuk monaxon atau 3 sudut atau 4 sudut triaxon dan tetraxon yang adanya secara terpisah. Serabut-serabut sponging biasanya tidak ada.

Ada yang memiliki tipe saluran air mulai dari askonoid, silkonoid dan leukonoid. Warna tubuh anggota Calcarea ada yang abu-abu gelap, kuning menyala, merah atau seperti warna bunga lavender. Ukuran tubuhnya relative kecil dengan tinggi tidak lebih dari 10 cm. Contoh spesies: Leucosolenia. Contoh spesies: Scypha. Kelas Hexactinellida atau Hyalospongiae Hewan-hewan spns anggota dari kelas Hexactinellida sering dikenal sebagai spons kaca.

Serabut-serabut silica tampak seperti penyekat, karenanya disebut spons kaca. Bentuk tubuhnya menyerupai vas bunga, cangkir atau kendi dengan tinggi sekitar cm. Warna tubuhnya pucat. Contoh yang terkenal dari kelas ini adalah Euplectella aspergillum keranjang bunga venus , Hyalonema longissimum. Struktur histologist berbeda dengan spons-spons yang lain.

Seluruh permukaan tubuh yang bersentuhan dengan air tertutupi bukan oleh pinakoderm melainkan oleh bingkai benang-benang synsytium yang melewati tonjolan-tonjolan spikula panjang. Hexactinellida umumnya hidup pada laut sampai ke dalaman m, bahkan kadang-kadang dapat tertangkap ditemukan pada zona abisal bagian laut paling dalam. Penyebarannya kosmopolit, karena dapat ditemukan di seluruh laut di dunia, hanya umumnya dominan di laut Antartika.

Beberapa spesies udang Spongicola venusta , Crustacea Chorilla dan Isopoda Aega dapat hidup secara komensal di dalam spongocoel Eup;ectella. Tipe aliran airnya adalah leukon. Gambar 4. Microciona sp. Warna tubuhnya cerah yang diakibatkan oleh adanya granula-granula pigmen warna di amebosit. Tipe spikula dari spons Demospongiae sangat bervariasi mulai dari spikula silica, serabut sponging, atau kombinasinya keduanya.

Kecuali dari genus Oscarella yang unik karena tidak memiliki spikula-spikula maupun serabut sponging. Spikula Demospongiae berbeda dengan Hexactinellida dalam hal besarnya ukuran spikula silica monakson atau tetrakson tidak pernah triakson.

Jika spikula dan serabut sponging ada maka biasanya spikula saling berhubungan atau terbenam dalam serabut sponging. Semua anggota Demospongiae saluran airnya bertipe leukonoid dan eukonoid dan berbentuk irregular. Beberapa jenis ada yang berbentuk lembaran menempel pada substrat seperti Chondrilla, ada yang bercabang-cabang, ada yang berbentuk lembaran seperti Phillspongiae, ada yang berbentuk globe atau seperti cangkir, contohnya Peterion, atau berbentuk tubuler seperti Callispongia.

Bentuk yang bervariasi tersebut mencrminkan adaptasinya terhadap keterbatasan ruang, substrat dan arus air. Ada suatu sebutan spons pengali, yang mampu mengebor sustrat coral atau cangkang Mollusca, seperti Cliona lampa dan Cliona celata. Dua family kelas Demospongiae yang hidup di air tawar.

Family Spongillidae sebagian besar anggotanya hidup di air tawar, khususnya danau,sungai atau kolam yang tidak keruh. Kadang-kadang berwrna hijau karena berendosimbiosis dengan Zoochlorella. Bahkan pertumbuhan spons dapat terhambat jika jumlah Zoochlorella kurang dari separuh. Contoh spesies yang hidup di air tawar antara lain: Spongilla lacustris, banyak di tempat yang bercahaya, dan Spongilla fragilis, umumnya menghindai adanya cahaya matahari Family Spongiidae terdiri atas spesies-spesies yang terdapat di perairan tawar.

Beberapa jenis diambil sebagai spons untuk mandi. Skeleton biasanya terdiri atas serabut sponging. Spongia dan Hipospongia merupakan dua genera dari kelas Demospongia yang memiliki nilai komersial. Selain tiga kelas Porifera yang disebutkan beberapa ahli menambahkan satu kelas, yakni kelas Sclerspongia. Anggota dari kelas ini meliputi sebagian kecil hewan spons, yang biasanya hidup di celah-celah atau goa terumbui karang.

System saluran airnya bertipe leukonoid. Menurut Storer dan Usinger spikulanya terbuat dari Kristal kalsium karbonat, namun buku lain ada yang menyebutkan terbuat dari silica atau serabut spongin. Spikula ini ditemukan di sekeliling jaringan hidup. Sementara beberapa ahli lain memasukkan kelompok ini sebagai anggota dari kelas Demospongia.

DIGITAL LOGIC AND COMPUTER ORGANIZATION RAJARAMAN RADHAKRISHNAN PDF

makalah porifera

Arif Julian I. Porifera adalah hewan multiseluler atau metazoa yang paling sederhana. Karena hewan ini memiliki ciri yaitu tubuhnya berpori seperti busa tau spons sehinggaporifera disebut juga sebagai hewan spons. Ciri tubuh Porifera meliputi ukuran, bentuk, struktur dan fungsi tubuh.

LA CATECHESI DI SATANA PDF

Filum Porifera

Kerangka tersebut terdapat didalam lapisan Mesogles. Tempat hidup - Dilaut kebanyakan - Air tawar beberapa 6. Pada tubuh Porifera terdapat pori-pori sebagai jalan masuknya air yang membawa makanan, kemudian oleh flagela yang ada pada koanosit, zat-zat makanan tadi akan ditangkap dan akan dicerna oleh koanosit atau sel leher. Setelah makanan tercerna, oleh sel amoebosit, maka sari-sari makanan akan diedarkan ke seluruh tubuh. Air yang sudah tidak mengandung zat-zat yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh akan dikeluarkan melalui oskulum. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terdapat rongga yang disebut mesenkim atau mesoglea tempat dari sel amoeboid dan skleroblast yang merupakan penyusun rangka atau spikula berada. Porifera tidak mempunyai sel saraf.

KODI FAMILJES PDF

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Porifera

Hewan-hewan tersebut mempunyai banyak persamaan atau perbedaan, baik dalam bentuk, ukuran maupun hubungan-hubungannya berdasarkan filogenetiknya. Untuk memudahkan cara pengenalan, mempelajari dan untuk berkomunikasi tentang berbagai jenis hewan tersebut, maka perlu adanya suatu sistematika yang dapat menggolongkan hewan tersebut. Dengan semakin meningkatnya aktivitas penduduk didaratan dewasa ini, maka lautan merupakan sasaran dalam penggalian sumber daya alam untuk mengetahui kebutuhan yang terus meningkat dimasa-masa mendatang. Porifera atau biasa disebut sebagai hewan berpori berasal dari kata pori yang berarti lubang kecil dan fero yang berarti membawa atau mengandung. Contoh dari porivera adalah sponsa. Sponsa merupakan hawan yang hidup menempel pada suatu substrat di laut.

GARBH SAMHITA PDF

Pengertian Lengkap Porifera, Ciri-Ciri, Reproduksi

Beberapa bentuk primitive tidak memiliki rangka. Tipe saluran air yang ada pada spons ini berupa Leuconoid. Porifera yang masuk dalam kelompok Demospongia memiliki penyebaran yang paling luas dari daerah tidal hingga kedalaman abvasal. Beberapa bentuk memiliki habitat di air tawar. Sub kelas Tetractinomorpha Ciri Utama dari sub kelas Tetractinomorpha adalah memiliki megaskleres tetraxonid dan monoxonid, mikroskleres asterose dan kadang-kadang tidak memiliki serat spongin. Kelompok ini mencakup spesies ovipar dengan stereogtastrula.

Related Articles