KLB KERACUNAN MAKANAN PDF

Gentina, dr. Latar Belakang Penyakit yang disebabkan oleh pangan masih merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kesakitan di Indonesia. Pangan merupakan jalur utama penyebaran patogen dan toksin yang diproduksi oleh mikroba patogen. Pangan juga dapat menimbulkan masalah serius jika mengandung racun akibat cemaran kimia, bahan berbahaya maupun racun alami yang terkandung dalam pangan, yang sebagian diantaranya menimbulkan KLB keracunan pangan. Kejadian Luar Biasa KLB Keracunan Pangan adalah suatu kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala yang sama atau hampir sama setelah mengkonsumsi pangan, dan berdasarkan analisis epidemiologi, pangan tersebut terbukti sebagai sumber penularan.

Author:Kizragore Shaktitilar
Country:Turks & Caicos Islands
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):16 February 2010
Pages:183
PDF File Size:4.59 Mb
ePub File Size:4.92 Mb
ISBN:308-5-30141-391-4
Downloads:80780
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mozuru



Pangan merupakan jalur utama penyebaran patogen dan toksin yang diproduksi oleh mikroba patogen. Pangan juga dapat menimbulkan masalah serius jika mengandung racun akibat cemaran kimia, bahan berbahaya maupun racun alami yang terkandung dalam pangan, yang sebagian diantaranya menimbulkan KLB keracunan pangan. Kejadian Luar Biasa KLB Keracunan Pangan adalah suatu kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala yang sama atau hampir sama setelah mengkonsumsi pangan, dan berdasarkan analisis epidemiologi, pangan tersebut terbukti sebagai sumber penularan.

KLB keracunan pangan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di perkotaan, pemukiman dan perindustrian. Keracunan pangan secara umum disebabkan oleh bahan kimia beracun tanaman, hewan, metabolit mikroba kontaminasi kimia, mikroba patogen dan non bakteri parasit, ganggang, jamur, virus, spongiform enchaphalopathies.

Gejala dan tanda-tanda klinik keracunan pangan bervariasi tergantung pada jenis etiologinya. Secara umum gejala keracunan pangan dapat digolongkan kedalam 6 kelompok, yaitu : 1. Gejala utama yang terjadi pertama-tama pada saluran gastrointestinal atas mual, muntah. Gejala sakit tenggorokan dan pernafasan. Gejala utama terjadi pada saluran gastrointestinal bawah kejang perut, diare.

Gejala neurologik gangguan penglihatan, perasaam melayang, paralisis. Gejala infeksi umum demam, menggigil, rasa tidak enak, letih, pembengkakan kelenjar limfe.

Gejala alergik wajah memerah, dan gatal-gatal Untuk mengidentifikasi etiologi KLB keracunan pangan dapat dilakukan dengan mermeriksa spesimen tinja, air kencing, darah atau jaringan tubuh lainnya, pemeriksaan muntahan serta pemeriksaan sumber makanan yang dimakan. Dengan memperhatikan gejala dan didukung dengan hasil pemeriksaan laboratorium ini dapat diketahui penyebab KLB keracunan pangan.

Pada hari minggu tanggal 10 Maret pukul WIB Kepala Seksi Pengamatan Penyakit, Wabah dan Bencana Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mendapat laporan melalui telfon dari RSUD Arifin Ahcmad yang menyatakan bahwa ada satu orang meninggal yang diduga disebabkan karena keracunan jengkol, setelah di klarifikasi ternyata bukan keracunan yang disebabkan oleh jengkol melainkan diduga disebabkan oleh konsumsi olahan singkong.

Hasil investigasi sementara jumlah warga yang mengkonsumsi makanan sebanyak 10 orang, jumlah korban yang meninggal 1 orang , jumlah korban yang sakit dan dirawat 4 orang korban dan telah mendapat pertolongan pertama serta di rawat di RSUD Arifin Ahcmad. Pada hari senin tanggal 11 maret pukul Tujuan Umum Mengetahui besar dan luasnya masalah serta gambaran epidemiologi peningkatan kasus diduga keracunan pangan di Kelurahan Lembah Damai Rumbai Pesisir.

Data primer diperoleh dengan melakukan investigasi langsung dengan warga yang terpapar keracunan pangan di kelurahan Lembah Damai. Dari hasil investigasi dilapanagan didapatkan jumlah warga yang terpapar sebanyak 14 orang dengan rincian sebagai berikut. Mual 9 64,2 2. Muntah 9 64,2 3. Pusing 7 50 4. Kejang perut 2 14,2 5. Laki-laki 6 3 1 50 Untuk membantu menegakkan penyebab keracunan pangan ini dilakukan pengambilan sampel berupa singkong dan minyak goreng.

Pengambilan Sampel Makanan sisa dan mengirimkan ke Laboratorium Daerah. Mengidentifikasi dan mencatat mendata siapa saja yang makan makanan tersebut baik sakit maupun tidak sakit.

Membuat pemetaan wilayah tempat lokasi kejadian Keracunan Makanan 4. Memberikan penyuluhan tentang prilaku HIdup Bersih Sehat dan sanitasi lingkungan di lokasi kejadian dengan melibatkan lintas program. Dari gejala, masa inkubasi terpendek 3 jam dan masa inkubasi terpanjang 5 jam, dengan gejala yang timbul mual, muntah, pusing, kejang perut. SARAN 1. Semua minyak atau bekas gorengan dan sambal untuk tidak digunakan.

Related Papers.

ECE R100 PDF

Contoh Makalah KLB

Belasan warga di Kecamatan Sekayu mengalami keracunan diduga usai mengonsumsi rujak mi saat berbuka puasa. Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan BBPOM Palembang Hardaningsih menyatakan, setiap inspeksi dadakan sidak di pasar tradisional, rujak mi selalu disita karena mengandung pengawet kimia yang berbahaya dikonsumsi. Ini karena keracunan makanan juga mendera negara-negara lain di dunia. Sesuai keterangan rilis yang diterima Health Liputan6. Hal tersebut dikenal dengan penyakit bawaan makanan.

INTRAHOSPITALNE INFEKCIJE PDF

Hari Keamanan Pangan Sedunia, Kasus Keracunan Makanan Masih Hantui Indonesia

Pangan merupakan jalur utama penyebaran patogen dan toksin yang diproduksi oleh mikroba patogen. Pangan juga dapat menimbulkan masalah serius jika mengandung racun akibat cemaran kimia, bahan berbahaya maupun racun alami yang terkandung dalam pangan, yang sebagian diantaranya menimbulkan KLB keracunan pangan. Kejadian Luar Biasa KLB Keracunan Pangan adalah suatu kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala yang sama atau hampir sama setelah mengkonsumsi pangan, dan berdasarkan analisis epidemiologi, pangan tersebut terbukti sebagai sumber penularan. KLB keracunan pangan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di perkotaan, pemukiman dan perindustrian. Keracunan pangan secara umum disebabkan oleh bahan kimia beracun tanaman, hewan, metabolit mikroba kontaminasi kimia, mikroba patogen dan non bakteri parasit, ganggang, jamur, virus, spongiform enchaphalopathies. Gejala dan tanda-tanda klinik keracunan pangan bervariasi tergantung pada jenis etiologinya. Secara umum gejala keracunan pangan dapat digolongkan kedalam 6 kelompok, yaitu : 1.

INFINEON CHIP BUMP PDF

KLB keracunan makanan

Pendahuluan Penyakit yang disebabkan oleh makanan merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian di Indonesia. Makanan diketahui sebagai jalur penyebaran pathogen dan toksin yang diproduksi oleh mikroba patogen. Peristiwa keracunan makanan seringkali terjadi ketika makanan tersebut dimasak dalam skala besar. Pada tanggal 9 Mei , di SD 3 Sangeh Kabupaten Badung beberapa orang siswa dilaporkan mengalami pusing, mual, muntuh, nyeri perut, maupun diare setelah mengkonsumsi makanan yang dibeli dari kantin sekolah. Apakah kejadian diatas merupakan KLB. Apa faktor penyebab dan bagaimana pola penularannya. Penyelidikan ini bertujuan untuk memastikan bahwa peristiwa tersebut merupakan KLB, mengetahui besaran masalah dan faktor risiko penularan.

CARTER G WOODSON MISEDUCATION PDF

KLB Keracunan Gorontalo dan Epidemiologi Kesehatan Darurat

Karena jumlah penduduk yang terus berkembang, maka jumlah produksi makananpun harus terus bertambah melebihi jumlah penduduk ini, apabila kecukupan pangan harus tercapai. Permasalahan yang dapat timbul sebagai akibat dari produksi makanan adalah kuailtas dan kuantitas bahan pangan. Hal ini tidak boleh terjadi atau tidak dikehendaki karena orang makan itu sebetulnya bermaksud mendapatkan energi agar tetap bertahan hidup, dan tidak untuk menjadi sakit karenanya. Dengan demikian sanitasi makanan menjadi sangat penting adanya. Diperkirakan satu dari tiga orang penduduk di negara maju mengalami keracunan pangan setiap tahunnya. Kejadian Luar Biasa KLB di Indonesia mempunyai makna sosial dan politik tersendiri karena peristiwanya sering sangat mendadak, mengena banyak orang dan dapat menimbulkan kematian.

Related Articles